OTW SURABAYA


                Pada hari minggu lalu gue sama temen-temen gue yang sebenarnya gue sendiri juga bingung kenapa gue bisa berteman sama mereka,pergi ke Surabaya. Temen-temen gue namanya Mufarizzal(Nama di samarkan),Oky R.S(Nama tidak valid), dan Rifaldi ( Nama di palsukan). Mereka adalah temen terbego gue selama gue menjalin pertemanan dengan temen-temen gue.
                Perjalanan gue di mulai dari ketika gue mau berangkat ke Surabaya. Temen-temen gue usul supaya naik kereta unutk ke Surabaya nya. Tapi setelah ke stasiun, ternyata tiket kereta sold out atau habis. Gue saranin buat naik bis. Mereka mau asal kan gue tau jalan. Oke  gue deal sama mereka. Then we go to that town where the town called Surabaya city. Di dalam bus temen gue ada yang tidur,ada yang bengong,ada yang nahan kencing sampai mukanya merah banget. Bis berjalan dengan rodanya dengan cukup cepat. Tiba-tiba kami sampai ke terminal Surabaya. Kami pun turun.
                Kemudian kami mencari bis kota jurusan THR ataou bahasa kerennnya high tech mall. Di sana merupakan tujuan pertama kami. Setelah kami naik bis, kami kaget karena di dalam bis ada orang korea yang menybut diri mereka turis. Dan yang paling mengagetkan adalah di dalam bis ada supir dan penumpang. Setelah gue kaget bis berjalan dengan rodanya. 10 menit bis,berjalan tiba-tiba kami sampai ke tempat tujuan pertama kami. Di hIgh tech mall kami berempat keliatan bego. Kenapa? Karena kami masuk high tech mall sebelum jam buka. Alhasil kami keluar lagi buat cari makan. Kita nemu 4 mangkok soto dengan pajak 8000 per mangkok. Kami makan memerlukan waktu 45 menit. Setelah makan,kami masuk ke high tech mall lagi buat liat-liat doank. Kami liat-liat di lantai satu, Kami hanya menemukan banyak laptop yang di pajang buat di jual. Harganya nggak ada yang murah. Yang paling mahal banyak.Terus ke lantai 2. Temen gue nyari kaset game. Dapet harga 30.000. Terus gue jalan lagi ke luar high tech mall. Kami akan menuju tujuan ke 2 yaitu royal.
                Kami mencari angkot V buat ke royal plaza. Dapet angkot,naik kita berempat ke dalam angkot tersebut. Di dalam angkot,kami berempat adalah penumpang yang paling sibuk,paling rame,dan paling di kira orang gila sama penummpang lain. Kami berempat saling ngobrol sehingga membuat penumpang lain pada diem. Di tengah jalan , tak di sangka hujan air yang deras di caampur angin. Lalu kami turun di halte bus. Berhubung hujan,kami berteduh dulu di halte itu. Kami mendapat sambutan dari para kecoa dan kelabang penghuni halte itu. Setelah red ague sama temen-temen gue lanjutin jalan menuju royal plaza. Saat kami jalan buat masuk royal plaza, kami seperti para penjahat kelamin. Kenapa? Karena kami ngukutin 3 cewek berpakaian ketat. Rifaldi sambil melet-melet ngeliatn nya. Saat kami hendak masuk ke dalam royal plaza, gue di liatin sama satpam penjaga. Gue hampir disangka sebagai teroris. Karen ague bawa tas ransel dan wajah gue keliatan mencurigakan. Itu pun berlanjut ketika gue sama temen-temen gue mau sholat. Gue di telpon mama gue sambil bawa tas. Gue dikira teroris yang lagi contact-contact an sama sesame teroris. Batin gue “ Sialan tuh satpam”
                Terus gue lanjutin ke Gramedia Book Store. Disana gue mau beli buku. Sebenernya kalo di Gramedia Book Store ada yang jual baju sih gue mau beli. Oky liat-liat majalah sepur alais kereta api. Mufarizzal caro komik. Rifaldi cari buku kama sutra. Gue cari novel remaja,kalo bisa sih yang manula tapi nggak ada. Setelah semua udah beli bukunya,gue sama temen-temen gue balik ke habitat asli gue kota Mojokerto.  Gue pulang juga naik bis. Di terminal Surabaya gue ngisengin kernet bus. Si kernet nih nanya in gue mau kemana. Gue jawab gue mau ke Mojokerto. Dia bilang “ikut saya mas, sini”  sambil ngerangkul gue. Sebenernya gue nggak suka di rangkul,karena gue bukan seorang homo. Saat si kernet menggiring gue ke bis nya, gue belok kea rah bis lain. Dia marah. Lalu galau,nangis,terus nyumoahin gue “Awas kau. titenono kon yo. Moleh kesasar kapok kon..”. Buktinya sumpah itu tak terbukti kepada gue. Gue sekarang bisa duduk manis sambil ngetik nih cerita WEW…..
                Kami sampai di Mojokerto pukul 4 sore. Terus temen-temen gue ,gue ajak ke rumah gue buat makan. Setelah itu mereka pulang ke rumah masing-masing. Apa yang dilakukan mereka? gak tau juga gue. Mereka pacaran terserah,mereka  tidur bodo amat. Emang gue emaknya tau segala tentang mereka.
Dah sekian deh cerita gue dari Surabaya, gue harap loe jangan niru gue. Soalnya sudah cukup Mojokerto bikin malu di Surabaya gara-gara gue pas waktu gue ke Surabaya.  













Nih foto gue lagi ke Surabaya lalu with temen-temen gue yang homo. Gue yang kiri kayak teroris itu.

0 komentar:

Posting Komentar

Short Story Mind @ copyright 2013. Diberdayakan oleh Blogger.
Blacy Smiley - Silly

Check

Jaringan Penulis Indonesia Moker

Riwayat Hidup

Foto saya
Gue adalah gue. Gue yakin jika gue akan jadi penulis. Kenapa..? Karena gue saat ini sedang menulis ini. Nggak percaya, liat aja tulisannnya. Follow @propariotik

Pengikut

Visit

Cerpenmu