Small ideas, Big Success

Suatu waktu ketika SMA, saya pernah berkata begini secara tidak sengaja.
"Aku nggak mau ngikut orang. Aku mau bikin kerjaku sendiri. Kerja santai penghasilan berantai"
Seketika otak saya melesat untuk berpikir. Dan pada ujungnya, saya menemukan bahwa jalan yang harus saya tuju adalah Wirausaha.
Why?
Karena saya menginginkan suatu pekerjaan santai tanpa pressure namun menghasilkan. Kerja tidak melulu jadi bawahan dulu lalu jadi bos. Tidak selalu yang jadi bawahan suatu saat menjadi bos. Tidak selalu!
Kerja santai yang saya maksud di sini bukanlah kerja dalam artian "Ya santai gitu lah kayak di pantai.." Bukan! Maksud saya dengan kerja santai adalah, kerja yang bisa main kemana-mana. Bisa travelling kemana pun saya suka.
Kerja apaan yang kayak gitu itu???
Orang tua saya pernah menertawakan perkataan saya.

"Mana ada kerja yang santai. Semua kerja itu dengan usaha. Nggak bisa santai. Kerja keras = sukses. Mutlak. Kerja santai = susah meraih sukses"
Saya lantas berpikir, apakah semuanya itu harus dengan kerja keras dan fokus? Serius akan kerja, merengutkan mata di depan layar komputer, waktu bersama keluarga hanya ketika weekend?
Saya nggak mau begitu!
Saya adalah orang yang tidak suka terlalu lama untuk serius. Saya adalah orang yang suka sekali dengan santai. Kadang bablas jadi malas.
Sejak saat itu, saya mulai berpikir, "Saya harus jadi wirausahawan!"
Ide saya pertama kali adalah, bikin branding apparel sepatu sendiri. Iya saya ingin membuat apparel sepatu saya sendiri. Kenapa? Karena selain saya suka sepatu. menurut saya bangsa kita kurang mencintai produk Indonesia. Bangsa kita jadi suka akan produk luar negeri. Contohnya apparel Nike, Addidas, Reebok, Umbro, Puma, DLL. Masyarakat kita kurang melirik produk kita sendiri seperti : League, Ando, Sepatu cibaduyut, DLL..
Kenapa masyarakat kita kurang suka akan produk bangsanya sendiri? Tentu saja akan kualitas dan segi promosi yang baik. Kualitas diikuti dengan harga yang tentu berkualitas dan sangat bringas di dompet.
So, saya jadi berpikir untuk membuat apparel sendiri kalau begitu. Selain karena masih belum juga kesampaian untuk membeli apparel terkenal itu, juga karena ingin menduniakan apparel saya. Alangkah bahagianya jika saya bisa membuat apparel saya sendiri terkenal sampai luar negeri. Apalagi ini apparel anak indonesia.
Namun, untuk menduniakan hal itu tentu sulit. Perlu terobosan baru. Maka, untuk menjadi ciri khas pembeda akan apparel saya dengan apparel yang lain, selain lambang dan desain yang pastinya berbeda, juga teknologi yang saya bawa tentunya berbeda. Teknologi yang akan saya terapkan di apparel saya adalah, menggunakan serat bahan recycle plastik. Serat tersebut dapat didapat di sampah-sampah plastik yang memiliki serat. Misal, dengan botol aqua. Memang salah satu apparel telah menerapkan ini, namun saya tambahi, saya akan menambahkan unsur sutra di dalamnya. Jadi tidak cuman serat sintetis sebagai peringan, namun sutra sebagai pembuat nyaman kaki. Lalu akan saya tambahkan dengan sol karet yang sangat-sangat lentur dan mempunyai daya rekat dengan lantai yang sangat rapat, Sehingga akan mengurangi resiko sepatu licin. Lalu saya lengkapi dengan dalaman sepatu anti bau yang berasal dari alas kaki yang terbuat dari ekstrak tumbuhan yang akan mengeluarkan wanginya jika diinjak.
Nah, kebetulan saya masuk ITS (Institut Sepuluh Nopember). Saya kemudian menemukan UKM WE&T (Workshop, Entrepreneur, and Technology).
Dan mimpi saya untuk membuat apparel sendiri bangkit setelah tertidur lama karena tenggelam akan pikiran tugas-UN-Liburan yang mengerikan. Saya sangat berharap sekali untuk mendapat petunjuk sekaligus menerangkan jalan saya untuk menuju mimpi wirausaha saya. WE&T sebagai penyapu kabut mimpi saya. Meski saya melewatkan beberapa pertemuan awal, namun mimpi saya untuk mewujudkan mimpi melalu media WE&T tidak akan padam. Saya ingin mimpi saya ini terjadi. Ingin sekali. Dan harus terjadi! :) Dari ide kecil, jadi sukses yang besar.



0 komentar:

Posting Komentar

Short Story Mind @ copyright 2013. Diberdayakan oleh Blogger.
Blacy Smiley - Silly

Check

Jaringan Penulis Indonesia Moker

Riwayat Hidup

Foto saya
Gue adalah gue. Gue yakin jika gue akan jadi penulis. Kenapa..? Karena gue saat ini sedang menulis ini. Nggak percaya, liat aja tulisannnya. Follow @propariotik

Pengikut

Visit

Cerpenmu