Konser Djaja: Nggak Benerrr ngeliatnya.
Malam minggu yang lampau,lampauuuuuuuu buangggettttt,sekitar dua abad yang lalu(bercanda), gue
sama temen-temen pergi buat liat konser. Konser tersebut jarang-jarang ada di
kota gue lho… Makannya gue antusias banget ketika gue diajak temen gue liat
konser yang tanpa biaya tiket masuk itu alias gratis-tis-tis…..
Itu konsernya yang gue liat dari paliiingggg belakang. Deket parkiran
Konser
tersebut dinamai “Konser Djaja Show: Benerr nikmatnya.”. Gue nggak tau kenapa
setiap konser yang gratisan, pasti tanpa biaya tiket masuk alias
gratis-tis-tis..? Apakah mungkin mereka lagi promosi produk rokok mereka agar
membuat para penonton konser jadi terhipnotis dan membeli produk mereka dan
mereka membeli lalu membakar rokok tersebut, yang lalu mereka bakar dan lalu
mereka isap kemudian mereka merasakan nikmatnya merokok dan kemudian mereka
merasakan nge-fly dan kemudian kecanduan lalu mereka akhirnya mengidap kanker
paru-paru? Gue juga nggak tau…! Yang jelas, gue nggak suka rokok. Gue sukanya
sama cewek gebetan gue hehehhehe…..
Dalam
konser tersebut, terdapat dua bintang tamu yang besar namanya. Besar namanya
bukan berarti nama mereka mamakai huruf besar semua, tapi sudah terkenal nama
mereka. Mereka adalah Cintya Sari dan sebuah band yang cukup fenomenal,
D’Bagindas. Acara tersebut dimulai pukul tujuh malam. Tapi karena molor, kita
berangkat jam delapan malam. Kami sampai di konser tersebut jam setngah
sembilam malam. Jalan cukup macet kala itu. Banyak mereka yang terjebak
kemacetan disana.Dan dalam kemacetan itu,ada beberapa orang kanibal yang memulai kerusuhan. Ketika gue sampai di konser, ternyata masih perform nya
Cintya Sari. Gue sama temen-temen gue nunggu D’Bagindas nya main. Hingga pukul
setengah sepuluh, D’Bagindas belo main juga. Akhirnya kita memutuskan untuk
beli makanan dulu karena lapar. Kita membeli nasi goreng.
Itu gambar ketika gue sama temen-temen gue beli nasi goreng. Tapi kok malah mirip ekspedisi merah ya.?
Karena
kantong menipis sebab kita beli nasi goreng yang harganya enam ribu tapi kita
bawa uangnya lima ribu, alhasil kami tidak bisa membeli minuman. Atas salah satu
ide teman kami, kami akhirnya menyambangi rumah salah satu teman kami guna
minta air minum unutk diminum sesudah makan. Jarak nya dari tempat konser cukup
dekat kok. Lima kilometer lah kira-kira. Sungguh menyiksa..!!
Sandal gue sehabis di gunakan buat jalan jadi kena hepatitis. Pray for Sandal.
Kami tiba di rumah teman tersebut pukul setengah sebelas.
Kami nyelonong masuk aja. Lalu kami ngobrol dengan pemilik rumah itu yang
adalah teman kami. Gue nggak ikutan ngobrol karena gue lagi menenangkan
paru-paru yang lagi tersengal-sengal. Kemudian teman kami yang lain datang
dengan membawakan nasi gireng pesanan kami hasil dari patungan anak-anak. Lalu
kami makan disana. Selesai makan, kami memtuskan untuk kembali ke konser
tersebut. Kami menuju ke tempat konser tersebut melalui jalan pintas. Yah cukup
menghemat jarak dan tenaga sih. Jarak nya terpangkas cukup jauh, sekitar enam
puluh meteran.Dan suasana begitu gelap.
Ketika
kami sudah berada di tempat konser tersebut, ternyata konser tersebut telah
berakhir. Kami pun heran melihat semua penonton yang telah membubarkan diri
mereka masing-masing. Jalan jadi semakin macet banget. Banyak orang yang
bertelanjang dada sehabis liat konser tersebut. Serta banyak juga wanita yang
pake celana mini dan rok mini. Bahkan baju mini. Tapi orang nya, nggak mini
kok. Malah lebih WOW.
Kondisi terakhir setelah konser. Seperti di dunia astral.
Kemudian
kami mengambil motor kami untuk pulang menuju rumah kita sendiri-sendiri.
Sungguh malam minggu yang aneh, berniat nonton konser yang gratis yang bintang
tamunya bernama besar, eh malah nontonin nasi goreng yang gue makan sendiri.
Mungkin malam minggu berikutnya akan lebih aneh lagi. Semoga tidak… Dan gue
harap, gue segera punya nomor hape gebetan gue( Curhat seorang jomblo yang lagi
PDKT).
Kenapa ada di blog gue...??
05.33
|
Label:
Pikiran Gue
|
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Short Story Mind @ copyright 2013. Diberdayakan oleh Blogger.
Check
Riwayat Hidup
- Propariotik
- Gue adalah gue. Gue yakin jika gue akan jadi penulis. Kenapa..? Karena gue saat ini sedang menulis ini. Nggak percaya, liat aja tulisannnya. Follow @propariotik





0 komentar:
Posting Komentar